no comments

LANGKAH LANGKAH MENGUJI SUATU MODEL DENGAN AMOS

Langkah-Langkah Menguji suatu Model dengan AMOS:

1. Gambar dahulu model lengkap kamu dengan tool graphic yang disediakan oleh AMOS (di icon-icon itu disediakan tool untuk menggambar variable observed (kotak), unobserved (elips), latent variable (yakni unobserved + variables utk mengukurnya..misal saya ngukur self efficacy pake 3 pertanyaaan dari 3 aspect yang berbeda yakni SE1, SE2, SE3, maka saya memakai tool ini…gambar lingkaran pake akar-akar ke atas), hubungan sebab akibat searah (gambar panah), covariances (hubungan korelasi antar 2 variable tidak tertarik arah hubungannya ke mana..gambar panah dua arah), menselect (telunjuk), menselect semua objects (tangan terbuka), men-deselect pilihan (tangan tertutup), copy object (mesin photo copy), memindah object (truck), mendelete (silang), mengubah besar/kecil object (kotak dengan 4 anak panah keluar), memutar object misal untuk latent object (lingkaran muter), memindah angka-angka hasil analisis biar tampak semua (gambar elips ada 2 anak panah dibawahnya),…

2. Attach data sumber kamu (misal dari file *.spss) ke tiap variable yang ada (dengan icon “Select data file” dan “List variable in data set”— Gambar Table dan Gambar kotak tiga baris)

3. Definisikan “Analysis Properties” yang ingin kamu lakukan (gambar Sempoa ada kotak-kotak)

4. Calculate (gambar Sempoa)

Nah…hasilnya akan muncul nilai-nilai Regression coefficient (ini yang kita sebut sebelumnya sebagai magnitude), nilai error-error nya, dan variance explained dari dependent variable oleh predictor variablesnya.

Nilai-nilai Output itu disampaikan dalam 2 macam:
–Unstandardized: yakni nilai-nilai correlation factor itu disampaikan apa adanya, maksud saya gini misal kalo biaya promosi saya input dalam satuan Jutaan Rupiah maka nilai nya akan menjadi lain jika orang lain memakai model saya dengan meng-input data promosi dalam Ribuan Rupiah. Jadi nilai perhitungan Unstandardize ini tidak bisa dipakai acuan untuk parameter universal model kita, karena akan berbeda untuk nilai unit yang berbeda! Dalam Output report di AMOS, unstandardized output ini penting terutama untuk melihat nilai significancy P:
*** significant pada P < 0.01 (jadi kalo ada nilai P masih relatif dekat dengan 0.01 misal 0.016 masih bisa dipertimbankan)
** significant pada P <0.05

– Standardized: yakni nilai-nilai correlationnya telah di’standar’kan untuk unit ukuran apapun yakni dengan cara membagi nilai Beta (regression coefficient) dengan standard deviation dari nilai Beta tersebut.
Disini kita melihat nilai atau bobot hubungan antar faktor dari Table “Standardized Regression Weights” dan sebagai ketentuan (Jacson et. al 2010..saya punya papernya):
Beta > 0.8 considered besar (pengaruh faktor ini besar)
0.8>= Beta > 0.5 moderate
Beta < 0.2 kecil
.

KOMEN ANDA

Komen

TENTANG KAMI | PENAFIAN | HUBUNGI | HANTAR ARTIKEL