no comments

Istilah istilah dasar dalam SEM

Istilah-Istilah Dasar Dalam SEM

  1. Kovarian: merupakan pengukuran kekuatan korelasi antara dua atau lebih perangkat variat random
  2. Matriks Kovarian: merupakan matriks kovarian-kovarian antara elemen-elemen suatu vector
  3. Varian suatu variable random, distribusi probabiliti atau sample merupakan satu pengukuran dispersi statistik.
  4. Variabel Observasi (Observed Variable): merupakan variable yang dapat secara langsung dalam penelitian
  5. Variabel Laten (Latent Variable) merupakan variable yang tidak secara langsung diamati, tetapi disimpulkan dengan menggunakan model matematik dari variable-variable lain yang sedang diobserve dan yang diukur secara langsung. Variabel laten dikenali sebagai variable tersembunyi, variable / konstruk hipotetikal.
  6. Variabel Exogenous: Dalam konteks diagram jalur tidak dikenali adanya istilah variabel bebas dan tergantung. Sebagai ganti ialah disebut sebagai variabel exogenous. Variabel ini diberi tanda khusus, iaitu anak panah satu arah yang berasal dari variabel tersebut  menuju ke variabel lainnya, tetapi tidak ada anak panah yang menuju kearahnya.
  7. Variabel Endogenous: Variabel endogenous merupakan variabel yang mempunyai setidak-tidaknya satu anak panah  dengan satu arah menuju ke variabel tersebut.
  8. Linieritas (Linearity). SEM adanya hubungan linear antara variabel-variabel indikator dan variabel-variabel laten, serta antara variabel-variabel laten sendiri. Sekalipun demikian, halnya dengan regresi, peneliti dimungkinkan untuk menambah transformasi eksponensial, logaritma, atau non-linear lainnya dari suatu variabel asli ke dalam model yang dimaksudkan.
  9. Rekursivitas (Recursivity): Suatu model disebut rekursif jika semua anak panah menuju satu arah, tidak ada arah yang berlawanan / membalik (feedback looping), dan faktor gangguan (disturbance terms) atau kesalahan sisaan (residual error) untuk variabel-variabel endogenous yang tidak dikorelasikan. Dengan kata lain, model-model recursive merupakan model-model dimana semua anak panah mempunyai satu arah tanpa putaran balik dan peneliti dapat membuat asumsi kovarian – kovarian gangguan kesalahan semua 0, yang berarti bahwa semua variabel yang tidak diukur yang merupakan  determinan dari variabel-variabel endogenous tidak dikorelasikan satu dengan lainnya sehingga tidak membentuk putaran balik (feedback loops). Model – model dengan gangguan kesalahan yang berkorelasi dapat diperlakukan sebagai model recursive hanya jika tidak ada pengaruh-pengaruh langsung diantara variabel-variabel endogenous. Model yang mempunyai dua arah disebut model non-recursif.

Sumber : jonathan.info

KOMEN ANDA

Komen

TENTANG KAMI | PENAFIAN | HUBUNGI | HANTAR ARTIKEL